Tampilkan postingan dengan label Kegagalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegagalan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 April 2011

Belajar Dari Kegagalan

Kegagalan menjadi teman akrab dalam kehidupan kita. Siapa yang merasa tidak pernah mengalami kegagalan dalam hidup ini walau sekali pun? Mungkin tidak ada seorang pun.
Sering dalam menghibur kawan yang gagal, kita melontarkan ucapan-ucapan seperti kegagalan adalah kejayaan yang tertunda atau kegagalan adalah awal kejayaan dan sebagainya. Tentu saja, mantra positif itu diucapkan dengan tulus serta memujuk jiwa yang luka. Namun, kalimah itu sering kita gunakan lantaran kita tidak tahu apa yang harus kita katakan. Jadi, sekadar bertujuan untuk memujuk. Sebenarnya ,sejarah mempunyai 1001 bukti. Banyak tokoh dunia berjaya bukan karena mereka tidak pernah gagal.

Tetapi, bagaimana mereka memberi respon, berpikir, bertindak. Akhirnya kegagalan itulah yang membawa mereka pada puncak kejayaan. Jatuh bangun adalah proses biasa dalam meraih kejayaan. Seperti puncak gunung tak akan dicapai tanpa melalui jalan naik-turun nan berliku. Setiap dari kita, termasuk anda, perlu memiliki rujukan yang akan kita jadikan pegangan saat mengalami kegagalan. Winston Churchill, misalnya, ia mengaku kembali bersemangat membaca biografi tokoh terkenal saat semangatnya sedang luntur.. Buku itu membuat semangatnya bangkit.

Ia merasa kembali bersemangat tatkala dirinya lemah dan tak berdaya.Tak heran, salah satu nukilan pidatonya yang popular Never Give Up bisa berasal dari inspirasi buku-buku itu. Memang, semangat itu menular sepertimana kemalasan juga sering menular.Janganlah jemu menimba semangat-semangat positif dari banyak hal, termasuk dari bacaan. Kali ini, ada referensi menarik dari Joey Green dalam tulisannya berjudul The Road To Success is Paved With Failure. Tulisan Joey Green ini menjadi inspirasi penting untuk menghadapi kegagalan. Green berhasil menuliskan berbagai kisah secara luar biasa setelah mengalami berbagai kekalahan pahit.

Di bidang perniagaan, Joey Green memberi contoh kisah Walt Disney. Perusahaan animasi pertama Disney pernah gagal. Tapi, Disney mampu bangkit dan betapa besar bisnes hiburan yang ditawarkan dunia Disney sekarang ini. Ada juga Tom Monaghan. Dalam 20 tahun usahanya, beliau bankrap dua kali dan kehilangan hak mengendalikan bisnesnya. Ia juga dituntut atas pelanggaran hak cipta. Namun, dia bangkit dan kini Domino’s Pizza terkenal seantero dunia. Demikian juga perusahaan minuman Coca-Cola. Pada tahun pertama, Coca-Cola hanya mampu menjual 400 botol.

Tapi, sekarang Coca-Cola ada di mana-mana. Bahkan, tidak ada satu daerah pun yang tidak ada minuman Coca-cola di kedai-kedainya. Sementara itu, Chester Carlson mencuba meyakinkan 20 syarikat pada tahun 1940-an. Setelah bertahun-tahun ideanya dan hasil kerjanya ditolak, ia berhasil meyakinkan Haloid, syarikat kecil diRochester. Haloid kemudian menjadi salah satu perniagaan raksasa untuk mesin fotostat bernama XEROX Corporation.

Ada lagi Henry Ford. Dalam tiga tahun pertama membangun perniagaannya di bidang aotomotif, Ford bankrap dua kali. Namun, kegigihannya membuatnya dikenal dengan simbol kereta-kereta mewah . Selain di bidang biness, Joey Green memberi contoh di bidang kesusastraan, perfilamen, olah raga, dan nyanyian. Sebut saja Elvis Presley.Gurunya pernah memberinya nilai C dengan nada menghina saat dia belajar di L.C. Humes High School di Memphis. Guru itu mengecap dirinya sama sekali tidak boleh menyanyi. Tapi, kini Elvis Presley menjadi penyanyi legenda. Ada Michael Jordan yang pernah ditolak saat hendak menyertai pasukan sekolahnya. Tapi hari ini Jordan telah menjadii ikon bola keranjang dunia. Beatles juga pernah ditolak pada 1962 oleh syarikat rakaman Decca, Pey, Philips, Columbia, dan HMV Labels.

Juga Sigmun Freud yang buku karyanya hanya laku 600 buah dengan hanya mendapat royalti sebanyak US$250.Tapi, Freud dikenang sebagai Bapa Psikologi yang terkenal. Aktor Sylvester Stallone semasa kecil pernah dikeluarkan dari 13 sekolah dalam tempoh 11 tahun. Profesornya di Universiti Miami mengejek-ejek dirinya tidak berbakat dalam lakonan. Ia juga manjadi bahan ketawa dalam di filem Dog Day Afternoon, Serpico, dan The GodFather. Begitu juga naskah filemnya Rocky nyaris ditolak oleh semua penerbit. Tapi, sebuah penerbitan menerimanya dengan syarat Stallone tidak berlakon di dalamnya.

Ada lagi Rudyard Kipling. Ia pernah menulis cerita dan mengirimkannya ke sebuah surat khabar di California pada 1888. Tapi, editor akhbar itu telah menolak. Maaf Mr. Kipling. "Anda nampaknya tidak tahu bagaimana menggunakan bahasa Inggris dengan baik, kata editor itu. Namun, akhirnya beliau membuktikan kata-kata editor itu salah. Nah! akhirnya beliau memenangi Anugerah Nobel di bidang sasetra pada 1907.

Anda pun bisa melihat sendiri orang-orang serupa di persekitarn anda. Saat anda mengalami kegagalan, jangan kelam- kabut. Jangan biarkan semangat anda habis musnah hanya kerana kegagalan. Hidup ini sangat erogan jika kita selalu berharap semua berjalan tanpa adanya rintangan. Ambillah pingat kemenangan dari setiap kegagalan yang kita alami. Kita tidak mungkin berjaya tanpa memiliki keberanian untuk gagal.Lihatlah mereka yang berjaya itu. Mereka mengharungi berbagai tentangan dan kesulitan dengan jiwa besar. Kegagalan paling buruk adalah mereka yang mencuba, lalu kalah dan menyerah.

Dag Hammarskjold pernah berkata, jangan pernah mengukur tinggi sebuah gunung sebelum anda mencapai puncaknya. Kerena, Anda kemudian akan melihat betapa rendahnya gunung itu. source

Jumat, 11 Maret 2011

Penyebab Kegagalan

Takut mengambil resiko

Kurang ketekunan

Ingin memperoleh hasil yang cepat

Kurangnya prioritas

Menempuh jalan pintas

Mementingkan diri sendiri & ketamakan

Tidak berpendirian

Kurangnya pemahaman pada hukum alam

Keengganan menyusun rencana dan mempersiapkan diri

Mencari pembenaran secara keliru

Tidak belajar dari kesalahan masa lalu

Ketidak mampuan mengenali peluang

Ketakutan & Kurang keberanian

Ketidakmampuan menggunakan bakat

Kurang disiplin

Harga diri yang rendah

Kurangnya pengetahuan

Sikap fatalistik

Kurangnya tujuan


tot Batu 2010

Jadilah Tajam

Pisau yang tajam akan menghasilkan irisan yang bagus dan halus
  • Akal yang tajam pasti juga akan membuat keputusan-keputusan tajam pula.
  • Berprinsiplah ”seperti gelas berisi air, jika airnya ditumpahkan terus lama kelamaan akan habis” maka kita harus mengisinya dengan air lagi.
  • Demikian juga otak kita, asahlah, berdiskusi dengan teman, saling mengisi dan saling membelajari diri sesama teman akan sangat bermanfaat untuk mengisi otak kita
  • Jadilah tajam, berdirilah tegak, amati semuanya setajam mungkin.


  • Suatu saat orang pasti pernah mengalami masa-masa sulit ataupun kegagalan Tetapi bertahanlah. Berusahalah untuk tetap terapung di atas permukaan hidup. Percayalah banyak hal pasti akan menjadi lebih baik manakala kita mampu bertahan dalam situasi krisis itu
By : Umi Dayati dalam TOT